Ketuban Pecah Dini (KPD) adalah pecahnya ketuban sebelum dimulainya tanda – tanda persalinan, yang ditandai dengan pembukaan serviks 3 cm pada primipara atau 5 cm pada multipara . Menurut World health organization (WHO) angkakejadian KPD didunia pada tahun 2013 sebanyak 50-60 % AKI di dunia yaitu 289.000 jiwa, Amerika Serikat yaitu 9.300 jiwa, Afrika Utara 179.000 jiwa, dan Asia Tenggara 16.000 jiwa. kejadian KPD di Indonesia padatahun 2013 sebanyak 35 %. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui factor-faktor yang mempengaruhi ketuban pecah dini pada ibu hamil. Penelitian ini bersifat deskriptif, dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari rekam medik A sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 28 responden. Dari hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa responden tentang faktor faktor yang mempengaruhi ketuban pecah dini. Mayoritas responden yang berumur 20 - 30 tahun yaitu sebanyak 19 orang ( 67,85 % ). Berdasarkan pekerjaan mayoritas pada pekerjaan ( ibu bekerja diluar rumah selain sebagai IRT selama kehamilan ) yaitu sebanyak 15 responden ( 53,57% ). Berdasarkan paritas mayoritas paritas primipara yaitu sebanyak 15 responden ( 53,57% ).
Copyrights © 2020