Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar antara pembelajaran model Guided Inquiry (GI) menggunakan Mind Map (MM) perbedaan prestasi belajar antara motivasi tinggi dan rendah, dan interaksinya terhadap prestasi belajar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa Semester II Program Studi Pendidikan Fisika IKIP PGRI Pontianak. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik purposive sampling karena hanya terdiri dari satu kelas yaitu kelas A Pagi yang terdiri dari 30 mahasiswa. Teknik tes digunakan untuk mengumpulkan data prestasi belajar aspek kognitif. Teknik non tes, berupa angket untuk data motivasi dan aspek afektif dan lembar observasi untuk aspek afektif dan aspek psikomotor. Uji hipotesis penelitian menggunakan bantuan software SPSS 18. Hasil penelitian didapatkan bahwa;(1) ada perbedaan prestasi belajar antara pembelajaran model GI menggunakan MM pada aspek kognitif dan tidak ada perbedaan pada aspek psikomotor dan afektif; (2) ada perbedaan prestasi belajar antara mahasiswa yang memiliki motivasi tinggi dan rendah pada aspek kognitif dan afektif dan tidak ada perbedaan pada aspek psikomotorik; (3) ada interaksi antara pembelajaran model GI menggunakan MM dengan motivasi terhadap prestasi belajar kognitif dan tidak ada interaksi pada prestasi belajar afektif dan psikomotor.
Copyrights © 2018