Penelitian ini dilakukan karena dilatar belakangi oleh belum adanya modul IPA yang yang digunakan sebagai perantara antara materi pelajaran IPA dengan kearifan lokal Kalimantan Selatan. Modul yang dikembangkan dibatasi untuk poko bahasan sistem gerak pada makhluk hidup berbasis kearifan lokal Kalimantan Selatan. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan: (1) validitas modul, (2) kepraktisan modul, dan (3) keefektivan modul. Metode yang digunakan adalah metode 3D. Data didapatkan melalui lembar validasi modul, tes hasil belajar dan angket respon peserta didik. Hasil penelitian modul bisa dikatakan valid dengan skor rata-rata 82,84% (valid dengan revisi kecil), praktis dengan skor 3,81 (praktis) dan efektif dengan rata-rata skor N-gain 0,76 (tinggi). Dari hasil yang didapat maka bisa disimpulkan bahwa modul IPA materi sistem gerak pada makhluk hidup berbasis kearifan lokal layak digunakan pada pembelajaran
Copyrights © 2020