Metode pembelajaran Round Table penting untuk diterapkan pada materi menyangkut kehidupan dan perubahan sosial. Proses Belajar Mengajar pengetahuan di sekolah umumnya dianggap tidak menarik, akibatnya banyak siswa yang kurang tertarik untuk mendalami mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Hal ini sangat disayangkan mengingat Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan bersifat dinamis dan kompleks menyangkut keadaan nyata yang sangat dibutuhkan kemampuan menganalisa untuk memahami gejala dan fenomena yang ada. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Kendangsari I/276 Kota Surabaya dengan mekanisme penelitian tindakan sebanyak dua siklus tindakan. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran Round Table dapat meningkatkan kemampuan menganalisa dan meningkatkan prestasi belajar siswa di kelas 2-B SD Negeri Kendangsari I/276 Surabaya. Hal ini dapat diketahui dari peningkatan terhadap kemampuan menganalisa siswa dalam meningkatkan hasil belajarnya. Efektifitas penerapan metode pembelajaran Round Table dalam meningkatkan prestasi belajar siswa kelas 2-B SD Negeri Kendangsari I/276 ditunjukkan melalui kenaikan rata-rata nilai post tes, kenaikan persentase ketuntasan klasikal dan kenaikan nilai observasi pada kemampuan menganalisa siswa. Rata-rata nilai post tes pada siklus I 74,97 dan siklus II 78,81. Ketuntasan klasikal pada siklus I 76% dan siklus II 89%. Rata-rata nilai observasi pada kemampuan menganalisa siswa pada siklus I 80,44 dan siklus II 82,49.
Copyrights © 2021