Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meneliti tentang pembinaan kewirausahaan narapidana di Lembaga Pemasyarakatan, kendala-kendala yang dihadapi dan upaya penanggulangannya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian empiris yang bersifat deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi kepustakaan dan observasi yang menghasilkan data primer dan sekunder kemudian dianalisis menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Bandar Lampung melaksanakan pembinaan kewirausahaan dibidang pangkas rambut, sulam tapis, pertanian, pertukangan kayu, laundry, menjahit, dan miniatur. Dari total 1199 narapidana yang ada di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Bandar Lampung yang mengikuti pembinaan kewirausahaan hanya 29 narapidana atau hanya 2,41% dari total presentase 193%. Faktor kendalanya adalah petugas pemasyarakatan yang belum menguasai keterampilan dan anggaran yang kurang berdampak pada pembinaan kewirausahaan narapidana sehingga kualitas Sumber Daya Manusia menjadi turun. Upaya penanggulangannya adalah dengan mengadakan pelatihan untuk pegawai, meningkatkan kualitas SDM dan merevisi anggaran untuk mendukung pembinaan kewirausahaan narapidana di Lapas.
Copyrights © 2021