Blended learning adalah salah satu metode pembelajaran jarak jauh yang direkomendasikan oleh kementerian pendidikan pada masa pandemi covid-19 ini yang menggunakan dua pendekatan sekaligus yaitu, menggunakan sistem daring sekaligus tatap muka melalui video conference. Tujuan Penelitian ini adalah untuk peningkatan hasil belajar peserta didik, kegiatan mengajar guru, kegiatan belajar peserta didik, dan respon peserta didik dalam penerapan Blended Learning. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas. yang terdiri atas empat komponen yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi (Arikunto, 2013:17). Penelitian dilaksanakan di kelas X IPS SMA Negeri 2 Kampar Timur. Pengumpulan data menggunakan metode tes, observasi, dan angket respon peserta didik. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Hasil belajar peserta didik setelah penerapan Blended Learning mengalami peningkatan, rata-rata nilai sebelum tindakan adalah 59,05, setelah tindakan siklus II menjadi 71,90 (meningkat 21,77%), dan setelah tindakan siklus II menjadi 80,95 (meningkat 12,58%). (2) Hasil aktivitas guru mengalami peningkatan dari siklus I dengan nilai 72,5% (cukup) dan pada siklus II mengalami peningkatan 81,5% (Baik), (3)Hasil kegiatan peserta mengalami peningkatan, pada siklus I sebesar 70,5% (cukup) dan pada siklus II menjadi 87% (baik), (4) Hasil respon peserta didik siklus I dan II terhadap 21 peserta didik didapat 93% (amat baik)
Copyrights © 2020