Hasil belajar merupakan prestasi belajar yang dicapai siswa dalam proses kegiatan belajar mengajar dengan membawa suatu perubahan dan pembentukan tingkah laku seseorang. Berdasarkan observasi, hasil belajar siswa di SMP Negeri 2 Seberida selama pelaksanaan pembelajaran daring ini kurang dari 50% belum mencapai nilai kriteria ketuntasan minimal pada pebelajaran Bahasa Indonesia khususnya pada keterampilan menulis disebabkan kurang tepatnya memilih model pembelajaran dalam pembelajaran daring sehingga siswa kurang termotivasi untuk belajar. Dari sini timbullah pemikiran penulis untuk melakukan upaya agar terciptanya proses pembelajaran yang lebih baik, dengan penerapan model pembelajaran learning comunity melalui aplikasi WhatsApp berdiskusi secara virtual dalam kelompoknya masing-masing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) hasil observasi aktivitas guru dan siswa meningkat. (2) hasil belajar siswa pada kondisi awal rata-ratanya 64, meningkat pada siklus 1 dengan rata-rata 74 dan pada siklus 2 menjadi 78 (3) Ketuntasan belajar siswa pada kondisi awal hanya sebesar 45,5%, dan meningkat pada siklus akhir sebesar 93,5%.
Copyrights © 2021