Budaya, matematika, maupun pendidikan dapat dipadukan dan diperoleh melalui suatu kajian yang disebut etnomatematika. Peran etnomatematika cukup penting dalam pembelajaran matematik. Penelitian dilakukan untuk menggali dan mendeskripsikan konsep matematika pada delapan prasasti yang berasal dari Jawa Timur tersebut dan penggunaannya dalam pembelajaran matematika. Objek etnomatematika yang dipilih diantaranya Prasasti Kubu-Kubu, Prasasti Kaladi, Prasasti Harinjing, Prasasti Jeru-Jeru, Prasasti Linggasuntan, Prasasti Gulung-Gulung, Prasasti Baru, dan Prasasti Kamalagyan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Data diperoleh dengan cara studi literatur, wawancara dan dokumentasi. Konsep matematika pada kedelapan prasasti tersebut terdapat pada bentuk fisik prasasti, hiasan prasasti, dan tulisan yang termuat dalam prasasti. Konsep matematika tersebut diantaranya: konsep bangun datar yaitu segitiga, persegipanjang, trapesium, lingkaran, dan segi lima; konsep geometri transformasi yaitu translasi dan refleksi; konsep statistika; konsep himpunan; konsep satuan ukuran; dan penggunaan lambang bilangan. Konsep matematika ini dapat dimanfaatkan guru sebagai bahan ajar matematika untuk jenjang SD kelas III, IV, dan VI, serta SMP kelas VII, VIII, dan IX. Sedemikian hingga siswa juga dapat belajar sejarah, budaya, dan menambah nilai karakter melalui peninggalan budaya.
Copyrights © 2020