penelitian yang digunakan adalah Kuantitatif dengan metode Analitik Prospektif. Tekhnik sampling dengan konsekuatif sapling sebanyak 33 suami. Tujuan adalah mengetahui efektivitas penyuluhan dan konseling pada pemilihan metode kontrasepsi pasangan suami-istri dan pengaruhnya terhadap tingkat kepuasan seksual. Metode Penelitian : Penelitian dilaksanakan pada bulan April-Juni 2019 (16 minggu).Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Hasil penelitian terdapat peningkatan pengetahuan KB suami dari 60% menjadi 100%. Sebanyak 91% istri minta izin kepada suami saat berKB, sebanyak 48,5% subyek yang berKB dimana suami yang memutuskan alat KB yang digunakan sedangkan 51,5% diputuskan oleh istri, Sebanyak 25 (75,8%) suami berdiskusi dengan istri setelah menggunakan KB, Sebanyak 24 (72,7%) suami menyerahkan sepenuhnya keputusan berKBÂ kepada istri, tidak ada gangguan hubungan seksual selama berKB pada spiral sebanyak 87,5%. Implikasi penelitian : subyek yang ada gangguan terbanyak ditemukan yaitu senggama terputus sebesar 66,7% dan kondom 50%, Jenis KB dengan presentasi tidak ada penurunan kenikmatan hubungan seksual selama berKB pada spiral 87,5%. Sedangkan yang subyek yang ada penurunan terbanyak ditemukan pada yang tidak menggunakan alat KB yaitu senggama terputus sebesar 66,6 % dan kondom 50%. Rekomendasi : untuk penelitian selanjutnya untuk bisa mengembangkan metode-metode lainnya.
Copyrights © 2020