Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi yang dapat digunakan oleh orang tua penderita keterlambatan bicara (speech delay) untuk mengatasi masalah keterlambatan berbicara (speech delay). Penelitian ini berupa penelitian dengan metode atau pendekatan studi kasus (case study). Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang bersifat menggambarkan, memaparkan, dan menguraikan objek yang diteliti. Sumber data yang digunakan oleh peneliti adalah Informan. Data primer dalam penelitian ini adalah para terapis wicara yang bekerja di “Tempat Praktek Tumbuh Kembang Anak Masadiniâ€. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah metode indepth interview, metode observasi, dan dokumentasi. Dalam proses pengumpulan data, peneliti menggunakan alat bantu sebagai berikut: Pedoman wawancara, pedoman observasi, dan pedoman dokumentasi. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Proses analisis data dilakukan melalui 3 tahap, yaitu reduksi data, penyajian data dan pemeriksaan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkah bahwa ada beberapa strategi atau teknik yang bisa diterapkan orang tua untuk mengatasi keterlambatan bicara pada anak yang dikemukan oleh para terapis, antara lain: 1) Melatih anak berbicara dengan benar, pelan dan berulang-ulang. 2) Saat berbicara selalu memperhatikan tata bahasa yang diucapkan. 3) Selalu melibatkan anak berbicara pada setiap keadaan dengan memperbaiki pengucapan anak yang masih keliru. 4) Penggunaan media teknologi yang mendukung pembendaharaan kata anak-anak. 5) Konsultasi rutin dengan dokter dan psikolog anak untuk mengetahui perkembangan anak.
Copyrights © 2020