Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana layanan bimbingan dan konseling apa saja yang digunakan disekolah, mengetahui bentuk atau gambaran layanan bimbingan dan konseling. Dari hasil penelitian, ciri-ciri siswa merokok dari segi fisik terlihat dari bibirnya yang menghitam dan badan yang kurus tidak terlalu gemuk dan dari segi non fisik terciumnya bau rokok diseragam. Guru bimbingan konseling memberikan layanan informasi dan layanan individu secara berkelanjutan kepada siswa yang merokok maupun tidak merokok. Serta bekerja sama dengan puskesmas didaerah tersebut untuk memberikan sosialisasi tentang dampak merokok kepada siswa. Untuk siswa yang merokok guru bimbingan dan konseling memberikan arahan tanpa memarahi siswa. Dan saat jam sekolah guru bimbingan konseling berusaha agar tidak terjadinya kelas kosong agar siswa tidak kepikiran untuk pergi merokok. Guru bimbingan konseling juga bekerja sama dengan guru pendidikan agama dan guru PKN agar menanamkan dan menguatkan jiwa religius siswa sehingga siswa berpikir jernih dan bisa membedakan antara baik dengan yang buruk. Untuk hal merokok dilingkungan sekolah, sekolah memberikan sanksi tegas berupa poin pelanggaran dan pemberian layanan bimbingan konseling dari guru bimbingan konseling tanpa dimarahi agar siswa merasa nyaman untuk berbagi cerita kepada guru bimbingan konseling dan mengetahui akar masalah munculnya pelanggaran tersebut.
Copyrights © 2020