Teknik vertikultur adalah metode yang digunakan bagi pemukimanmasyarakat yang memiliki lahan sempit secara optimal. Teknik ini akan menyusun tanaman secara bertingkat dari atas kebawah dengan jenis tanaman yang beragam. Penyusunan bisa dilakukan dengan mengikatmenggunakan tali atau kawat di pagar, ataupun bisa di gantungkan kebambu menggunakan tali yang kuat dari atas kebawah. Teknik ini bisa pergunakan oleh segala kalangan, karena budgetnya relatif murah dibanding teknik lain. Yang membuat murah dari teknik ini adalah penggunaan alat dari barang bekas seperti botol, kaleng, dan sebagainya. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan mutu dankualitas pangan di daerah tersebut. Salah satu cara yang dapat diterapkan, dengan memberikan edukasi kepada masyarakat Kelurahan Penaraga mengenai pemanfaatan lahan sempit dengan teknik vertikultur padabudidaya pakcoy. Dari program tersebut diharapkan masyarakat dapat terbantu untuk memenuhi kebutuhan panganya, sekaligus dapat meningatkan imunitas tubuh anggota keluarga, serta mengurangi pengeluaran masyarakat. Program ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Sedangkan untuk pengolahan data dianalisis dengan cara penyajian data dan penarikan kesimpulanatau verifikasi. Hasil dari program pemberdayaan masyarakat ini adalahterbentuknya masyarakat berkualitas yang mampu membudidayakan tanaman pakcoy melalui teknik vertikultur sehingga dapat menghasilkan bahan pangan organik dari pekarangannya sendiri dan sadar akanpentingnya mematuhi protokol kesehatan pada saat pandemi Covid-19.
Copyrights © 2021