Abstract: This research is motivated by the existence of several problems experienced by students, namely low motivation and student learning outcomes resulting from student disinterest in learning physics. Efforts made to fix the above problems are implementing learning by applying problem-solving methods. In this study, the study subjects were 36 students of class X IPA-2 SMA Negeri 1 Siborongborong. This study aims to determine the increase in student motivation and learning outcomes after implementing the problem-solving methods in learning. The results of this study were obtained where the initial conditions were 58.33. In cycle I, the average score obtained by students was 64.44, and in cycle II the average value obtained by students was 74.44. Above, it can be concluded that the implementation process of learning improvement was declared successful and complete in the second cycle, while seen from the learning activities of 36 students, 24 students had finished learning (66.67%). In comparison, 12 students (33.33%) had not yet completed it. Seen from the motivation to learn. As for the explanation of student learning activities, there were 33 students or 91.67% who were declared complete, and there were still three students or 8.33% who were declared complete. Keyword: motion; Newton's laws; problem solving  Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya beberapa permasalahan yang dialami oleh siswa yaitu rendahnya motivasi dan hasil belajar siswa sebagai akibat dari ketidaktertarikan siswa dalam belajar Fisika. Upaya yang dilakukan untuk memperbaiki permasalahan di atas adalah melaksanakan pembelajaran dengan menerapkan metode problem solving. Dalam penelitian ini yang menjadi subyek penelitian adalah siswa kelas X IPA-2 SMA Negeri 1 Siborongborong sebanyak 36 orang siswa. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu  untuk mengetahui peningkatan motivasi dan hasil belajar siswa setelah menerapkan metode problem solving dalam pembelajaran. Adapun hasil penelitian ini diperoleh dimana kondisi awal sebesar 58,33, pada siklus I nilai rata-rata yang diperoleh siswa adalah 64,44 dan pada siklus II rata-rata nilai yang diperoleh siswa adalah 74,44.. Dari perolehan angka-angka di atas dapat disimpulan bahwa pada siklus kedua, proses pelaksanaan perbaikan pembelajaran dinyatakan berhasil dan tuntas pada siklus kedua sementara dilihat dari aktivitas belajarnya dari 36 siswa terdapat 24 orang yang tuntas belajarnya (66,67%) sedangkan 12 siswa (33,33%) belum tuntas dilihat dari motivasi belajarnya. Adapun penjelasan mengenai aktivitas belajar siswa terdapat 33 siswa atau 91,67% yang dinyatakan tuntas dan masih terdapat 3 siswa atau 8,33% yang dinyatakan tuntas. Kata kunci: gerak; hukum Newton; problem solving
Copyrights © 2021