Artikel ini membahas tentang pemalinan dalam kehidupan masyarakat Bali. Sebagaimana diketahui sebagian besar sakit pada diri manusia disebabkan oleh pemali. Pemali disebabkan oleh pelanggaran aturan tentang kesepakatan ruang dan waktu, butha dan kala, ruang dan eksistensi kehidupan. Pemali artinya kembali,. Yang dikembalikan adalah segala hal yang dibuat oleh manusia akibat melanggar suatu kesepakatan tentang ruang dan waktu, bhuta dan kala. Bhuta merupakan ruang sedangkan kala adalah waktu atau eksistensi. Dalam pandangan masyarakat Bali, kesepakatan yang dibuat oleh para leluhur dengan penentuan arah yang tepat terhadap suatu ruang yang seharusnya bersinergi dengan alam. Pembagian ruang dalam tata letak yang telah disepakati tentang luanan (arah hulu) teben (arah keluar). Sebuah bangunan yang dibuat hendaknya bersinergi dengan arah angin, arah air, arah api. Ketidakseimbangan antara manusia dan alam akibat pelanggaran kesepakatan akan berdampak pada munculnya berbagai macam penyakit.
Copyrights © 2020