Texture : Art and Culture Journal
Vol 3, No 2 (2020)

ANGSA SEBAGAI IDE DASAR PENCIPTAAN MOTIF BATIK YANG DIAPLIKASIKAN PADA BUSANA LUARAN WANITA

Cindy Novita Alfidianti Alfidianti (FSRD ISI Surakarta)



Article Info

Publish Date
04 Feb 2021

Abstract

ABSTRAK1 Tugas akhir kekaryaan bertujuan untuk: (1) melakukan eksplorasi desain motif batik dengan sumber ide angsa, (2) mewujudkan karya busana luaran wanita dengan motif batik angsa berdasarkan desain terpilih yang telah dirancang. Karya yang dihasilkan adalah busana luaran wanita dengan menggunakan tema angsa. Angsa tidak hanya merupakan hewan yang indah namun juga memiliki filosofi disetiap tingkah lakunya. Bagi agama Hindu, angsa adalah hewan yang dianggap suci. Bahkan angsa merupakan tunggangan dari Dewi Saraswati. Angsa merupakan simbol kesetiakawanan, simbol kesetiaan dan simbol cinta sejati. Proses pembuatan karya menggunakan teknik batik tulis, teknik pewarnaan colet dengan warna sintetis jenis remasol, dan teknik jahit. Bahan utama yang digunakan adalah kain primisima. Karya busana wanita yang dibuat berfungsi sebagai busana luaran yang dapat digunakan baik formal maupun non-formal. Estetika atau keindahan karya busana luaran wanita dapat diuraikan berdasarkan teori Monroe Bardsley yaitu kesatuan, kerumitan dan kesungguhan. (1) Unsur kesatuan dapat dilihat dari bahan yang digunakan, bentuk motif dan warna yang tersusun secara harmonis, (2) kerumitan karya busana wanita dapat dilihat dari proses pembuatan yanng begitu rumit, (3) kesungguhan dapat dilihat berdasarkan makna yang terkandung di dalam setiap karya.Kata Kunci: angsa, busana wanita, estetika  ABSTRACTThe final task aims to : (1) do explore batik motif design with swan source idea, (2) Create women’s outwear fashion with swan batik motif based on selected design that have been designed. The produced creation is women’s outwear using swan themes. Swan are not only beautiful animals but also have a philosophy in each of their behavior. For Hinduism, swan are animals that are considered sacred. Even the swan is the ride of Saraswati Goddess. The swan is a loyal symbol of friends, symbol sorrow and true love. The making process of creation using batik tulis technique , coloring technique with synthetic colors of remazol and sewing technique. The main materials use is primisima cloth. Women’s fashions creation made to funcyion as outwear that can be used both formal and non formal. The aesthetics of beauty of women’s outwear can be described based on Monroe Bardsley theory of unity, compexity and intensity. (1) the element if unity can be seen from the materials used, the design of motif and colur arranged in harmoni, (2) the complexity of women’s fashion creation can be seen from the making process is cp complicated, (3) the intensity can be seen based on the meaning contained in each creation.Keywords : Swan, Women’s Fashion, Aesthetics

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

TXT

Publisher

Subject

Arts Humanities Education Social Sciences

Description

Texture art and culture journal, memuat artikel hasil penelitian ilmiah dalam spektrum penciptaan dan pengkajian seni rupa dan budaya. Lokus seni rupa berfokus pada praktik artistik dalam beragam medium ungkap, baik dua dimensi, tiga dimensi, hingga ragam praktik seni intermedia. Budaya dilihat ...