Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis bentuk fungsi dan makna pragmatik dalam bahasa Batak Angkola Mandailing. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif analisis. Penulis mengumpulkan data dengan teknik rekaman melalui strategi sadap, teknik dokumentasi, dan teknik catat atau transkripsi data. Teknik analisis data pada penelitian ini dimulai dengan mengidentifikasi data, klasifikasi data, penyajian data, menganalisis data dan menyimpulkan. Berdasarkan analisis data ditemukan delapan bentuk tuturan imperatif dalam bahasa batak angkola Mandailing yaitu perintah, larangan, ajakan, persilaan, permohonan, permintaan, pembiaran dan suruhan. Pada fungsi tuturan imperatif ditemukan sembilan fungsi yaitu perintah, harapan, saran, permohonan, pemberian izin, ajakan, permintaan, anjuran, dan larangan. Pada makna ditemukan enam belas makna pragmatic imperatif yaitu perintah, permintaan, permohonan, desakan, bujukan, imbauan, persilaan, ajakan, permintaan izin, larangan, harapan, umpatan, ucapan selamat, anjuran, ngelulu, dan nasihat.
Copyrights © 2021