Hydrotherapy merupakan cara untuk mengurangi nyeri dimana selama perawatannya menggunakan air hangat. Terapi hidrotherapy menghantarkan panas melalui daerah yang diberikan terapi air hangat. Dengan adanya panas dapat melebarkan pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah, mempengaruhi transmisi impuls nyeri dan dapat meningkatkan elastisitas kolagen. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh hydrotherapy terhadap nyeri persalinan kala I fase aktif di BPM Latifah Kota Jambi Tahun 2020. Penelitian yang digunakan adalah pre experiment dengan rancangan one group design pretest-posttest. Penelitian ini dilakukan di BPM Latifah Kota Jambi yang dilakukan pada bulan Desember- tanggal 20 April tahun 2020. Populasi penelitian adalah seluruh ibu bersalin kala I fase aktif di BPM Latifah Kota Jambi sebanyak 30 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 orang dengan teknik accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Data di analisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian ini menunjukkan sebelum hydrotherapy sebanyak 19 responden (63,3%) dengan intensitas nyeri berat. Sedangkan sesudah hydrotherapy sebanyak 18 responden (60%) dengan intensitas nyeri sedang. Ada perbedaan intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif sebelum dan sesudah diberikan hydrotherapy dengan nilai p 0,000 0,05. Diharapkan BPM Latifah dapat menjadikan hydrotherapy sebagai alternatif dalam penerapan terapi non farmakologi dan komplementer untuk melakukan penanganan pada nyeri persalinan.
Copyrights © 2021