Metformin merupakan obat antihiperglikemik yang paling sering diberikan di dunia dan dianggap sebagai terapi lini pertama untuk diabetes melitus tipe 2 (DM tipe 2) yang baru didiagnosis oleh beberapa organisasi profesional. Dalam 50 tahun terakhir pengalaman klinis global, metformin umumnya dianggap aman dengan efek samping yang paling sering yaitu gastrointestinal (diare, mual, dan muntah). Metformin dikontraindikasikan pada pasien dengan gangguan hati ataupun ginjal, pada usia tua, dan pada kondisi pasien dimana dapat meningkatkan resiko asidosis laktat. beberapa kasus telah dilaporkan mengenai hubungan asidosis laktat dan penggunaan metformin. Metformin associated lactic acidosis (MALA) merupakan kejadian yang sangat jarang (sekitar 10 kasus per 100.000 pasien per tahun) namun memiliki angka mortalitas sekitar 30-50%.
Copyrights © 2021