SCRIPTA : Jurnal Teologi dan Pelayanan Kontekstual
Vol. 3 No. 1 (2017): Scripta : Jurnal Teologia dan Pelayanan Kontekstual

Konsep Melunakkan Hati Tuhan 2 Tawarikh 33: 10-13

Sri Wahyuni Kusradi (STT Ebenhaezer Tanjung Enim)



Article Info

Publish Date
18 Jun 2020

Abstract

Kitab Tawarikh mengisahkan tentang perjalanan sejarah Israel beserta dengan para raja yang memerintah bangsa itu. Jatuh bangunnya seorang raja akan juga mempengaruhi kehidupan dan keberuntungan umat dalam perjalanan sejarah mereka. Salah seorang raja yang besar namun jahat digambarkan dengan jelas dalam kitab ini, dan bagaimana akhirnya dia bertobat dan menyesali keberdosaannya di hadapan Allah sehingga dia dapat “melunakkan hati Tuhan. Melunakkan hati Tuhan adalah istilah yang dipergunakan dalam 2Tawarikh 33:12-13 yang menunjukkan tindakan seseorang untuk berdoa memohon kepada TUHAN Allah. Walaupun sering disalahpahami, apakah Allah bisa digoyahkan keputusannya? Maka tulisan ini akan membahas bahwa hal tersebut adalah didasarkan pada kemurahan hati Allah yang didasarkan karena keputuan Allah sendiri, berdasarkan kasih setia Allah pada perjanjian-Nya kepada umat dan kesetiaan-Nya terhadap hukum-hukum-Nya yang menuntut perendahan hati, pengakuan dan penyerahan diri umat kepada Allah mereka. Hal-hal apa yang dibahas dalam frasa “melunakkan hati Tuhan” memberi gambaran bagaimana umat sekarang harus bersikap. The Chronicles tells about the history of Israel along with the kings who ruled the nation. The rise and fall of a king will also affect the lives and fortune of the people in the course of their history. One of the great but evil kings is clearly illustrated in this book, and how he finally repented and regretted his sinfulness before God so that he could "soften the heart of God. Softening the heart of God is a term used in 2 Chronicles 33: 12-13 which shows a person's actions to pray for the Lord God. Although often misunderstood, can God shake his decision? So this paper will discuss that it is based on God's generosity based on God's own decision, based on God's loyal love for His covenant to the people and His loyalty to His laws which demand humility, recognition and surrender people to their God. What matters discussed in the phrase "softening the heart of God" illustrates how people must now behave.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

scripta

Publisher

Subject

Description

Jurnal Scripta merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Theologia Ebenhaezer, dan sebagai sarana publikasi hasil penelitian serta sharing perkembangan ilmu teologi Kristen dan pelayanan kontekstual. Jurnal ini memuat artikel yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya yang berupa ...