Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi
Vol 5, No 2 (2021): Juni

Bubur India di Masjid Jami’ Pekojan Semarang: Kuliner Sebagai Sarana Islamisasi

Siti Maziyah (Program Studi Ilmu Sejarah, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro)
Alamsyah Alamsyah (Program Studi Ilmu Sejarah, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro)
Sutejo Kuwat Widodo (Program Studi Ilmu Sejarah, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro)



Article Info

Publish Date
03 Jun 2021

Abstract

Semarang merupakan salah kota pelabuhan pada masa lalu. Jejaknya terlihat pada beberapa kampung yang mengindikasikan bahwa kampung itu dihuni oleh salah satu etnis pendatang. Salah satunya adalah Kampung Pekojan, tempat tinggalnya kaum Koja, yaitu sekelompok masyarakat India Muslim yang berasal dari Gujarat. Hal menarik pada kampung ini terjadi pada setiap bulan Ramadhan, yaitu selalu disajikannya bubur India di Masjid Jami’ Pekojan sebagai menu utama untuk berbuka puasa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui asal-usul dan tujuan disajikannya kuliner ini di Masjid Jami’ Pekojan.  Mengapa kuliner ini menjadi menu utama untuk berbuka puasa di Masjid Jami’ Pekojan Semarang? Siapakah yang terlibat dalam penyiapannya, serta siapakah yang diperkenankan untuk menikmati kuliner ini? Untuk menjawab permasalahan di atas digunakan beberapa metode penelitian. Pertama, digunakan studi pustaka untuk mengetahui lebih lanjut berkaitan dengan Masjid Jami’ Pekojan Semarang beserta warisan budaya kulinernya yang khas itu. Selanjutnya dilakukan observasi untuk mengetahui cara pembuatannya serta wawancara terhadap tak’mir Masjid Jami’ Pekojan yang berkaitan dengan sejarah bubur India, orang-orang yang bertugas untuk menyiapkannya, serta orang-orang yang diperkenankan untuk menikmati kuliner itu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi pembuatan bubur India di Masjid Jami’ Pekojan Semarang telah dilakukan selama 100 tahun lebih bersamaan dengan pembangunan masjid itu. Salah satu tujuan disajikannya bubur India disajikan sebagai menu berbuka puasa  di Masjid Jami’ Pekojan Semarang adalah untuk menarik dan merekatkan masyarakat Islam pada masjid tersebut sebagai salah satu warisan budaya yang dibangun oleh masyarakat Koja di Semarang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa bubur India merupakan sarana rekayasa budaya untuk Islamisasi di Semarang.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

anuva

Publisher

Subject

Languange, Linguistic, Communication & Media Library & Information Science

Description

Jurnal Anuva presents the latest information of study and research of Cultural Studies and Library and Information Science. Scientific scope of this journal covers cultural studies, library, documentation, and information science. Cultural Studies includes philosophy, literature, linguistics, ...