Parataksis: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran Bahasa Indonesia
Vol 2, No 1 (2019): PARATAKSIS: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

UNSUR-UNSUR EKOLOGI DAN ASPEK BUDAYA SASTRA LISAN DALAM MANTRA PENGOBATAN DI DESA BELANI KABUPATEN MUSI RAWAS

Suryani, Iis (Universitas PGRI Palembang)
Rukiyah, Sitti (Universitas PGRI Palembang)
Ardiansyah, Arief (Universitas PGRI Palembang)



Article Info

Publish Date
04 Jan 2019

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui unsur ekologi di dalam mantra pengobatan pada masyarakat di Desa Belani. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Mantra pengobatan merupakan sastra. Masalah penelitian ini bagaimanakah unsur ekologi pada mantra pengobatan di desa Belani. Sastra sebagai bagian dari representasi kehidupan manusia yang selalu terikat dengan kultur serta lingkungan manusia. Sastra merupakan bagian dari  kenyataan yang terjadi dari lingkungannya tempat berada. Tidak terkecuali dengan sastra lisan. Sastra lisan memiliki ketergantungan dengan unsur-unsur ekologi yang terdapat di alam semesta. Berdasarkan hasil penelitian yaitu ada lima mantra dan tujuh unsur ekologi pada mantra pengobatan, ada tujuh tumbuhan atau unsur ekologi yaitu, 1) kapur sirih, 2) gambir, 3) daun sirih, 4) daun jambu, 5) jengerau bengelai, 6) daun alpulat, 7) daun nangka.  Tumbuhan yang memiliki peran didalam konteks pada pembacaan mantra saat proses pengobatan yang dilakukan oleh masyarakat desa belani. Dapat diketahui sastra lisan mantra pengobatan melibatkan unsur ekologi tersebut menunjukan pencitraan yang kuat dari kultur masyarakat desa belani.Kata Kunci : Sastra lisan, Ekologi, Mantra Pengobatan.ABSTRACT                                                                                        This study aims to determine the ecological elements in the mantra of treatment in the community in Belani Village. The method used in this research is descriptive qualitative method. Medical spells are literary. The problem of this research is how the ecological element in the mantra of medicine in Belani village. Literature as part of the representation of human life is always bound by culture and the human environment. Literature is part of the reality that occurs from the environment in which it is located. No exception with oral literature. Oral literature has a dependency on ecological elements found in the universe. Based on the results of the study that there are five spells and seven ecological elements in the spells of treatment, there are seven plants or ecological elements namely, 1) whiting, 2) gambier, 3) betel leaves, 4) guava leaves, 5) bitter cows, 6) leaves alpulat, 7) jackfruit leaves. Plants that have a role in the context of the chanting during the treatment process carried out by the Belani village community. It can be seen that the oral mantra medicine treatment involving ecological elements shows a strong image of the culture of Belani village community.Keywords: Oral Literature, Ecology, Medical Mantra.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

parataksis

Publisher

Subject

Humanities Education Other

Description

Parataksis adalah jurnal program studi pendidikan bahasa dan sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Palembang. Jurnal ini berisi tentang penelitian dan kajian pustaka dosen, mahasiswa, guru, dan umum mengenai Bahasa dan Sastra ...