Kemajuan teknologi seperti penggunaan media untuk menyampaikan, menyampaikan pendapat, andai satu sama lain, serta menemukan dan berbagi informasi, namun hal ini juga memiliki kelemahan. Efek positifnya, media sosial dapat digunakan untuk mempercepat penyebaran informasi, namun dampak negatifnya penyebaran adalah paham radikal, ujaran kebencian, hoax, dan lain-lain yang dapat mengancam pertahanan negara dan kedaulatan negara Republik Indonesia. Penelitian ini menggunakan model yang kompleks dan jumlah sampel yang terbatas sehingga dalam analisis datanya menggunakan software Smart-PLS. Smart-PLS menggunakan metode bootstrap atau perkalian acak. Penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku pemuda dalam penyebaran paham radikalisme memiliki pengaruh positif terhadap ketahanan individu pemuda.T-Statistic > 1,98 sehingga menghasilkan nilai yang positif. Ini menggambarkan bahwa semakin baik perilaku pemuda dalam penyebaran paham radikalisme, maka akan semakin baik pula ketahanan individu yang bertanggung jawab dalam penyebaran paham radikalisme agar tidak membuat, dan didukung oleh paham radikalisme.
Copyrights © 2020