Abstrak: Tulisan ini berupaya menginvestigasi peran yang dimainkan Islam pada terjadinya Reformasi Gereja abad ke-16, yang berlangsung di masa puncak kejayaan Kerajaan Islam Ottoman-Turki dan di tengah-tengah upaya kerajaan tersebut meluaskan daerah kekuasaannya ke Eropa. Pertemuan-pertemuan dengan Islam dalam cara-cara yang seperti ini melahirkan persepsipersepsi tersendiri terhadap Islam, yang pada tokoh-tokoh Reformator seperti Calvin dikaitkan dengan pandangan teologinya. Bahwa persepsi-persepsi itu umumnya negatif harus diterima sebagai suatu produk dari zaman yang tersendiri, dan tidak bisa ditransfer begitu saja ke masa kini yang sama sekali berbeda. Kata-kata Kunci: Reformasi, Eropa Barat Kristen, Islam, John Calvin, persepsi.
Copyrights © 2017