Abstraksi: Tujuan utama dari tulisan ini ialah untuk melihat relasi antara peringatan 500 tahun reformasi dengan pendidikan Kristen. Reformasi yang dilakukan oleh Martin Luther dengan menempelkan sembilan puluh lima dalil di pintu gereja di kota Wittenberg, Jerman sebagai protesnya terhadap teologi dan pengajaran gereja pada 31 Oktober 1715 telah memberikan dampak yang sangat besar dalam pendidikan Kristen. Dampak-dampak itu dapat dilihat dari banyak kontribusi yang diberikan oleh gerakan reformasi bagi dunia pendidikan di seluruh dunia. Hal itu dapat dilihat dari munculnya tokoh-tokoh penting yang berjuang bagi pendidikan baik di Eropa, Amerika, dan Indonesia. Kenyataan ini tentu tidak mengherankan karena sejak semula perjuangan yang dilakukan oleh Martin Luther dan kawan-kawan adalah berjuang selain bagi iman dan teologi, ia juga berjuang dalam bidang pendidikan. Hal yang sama dilakukan oleh John Calvin yang dibuktikan dengan didirikannya Jenewa Academy sebagai tempat belajar. Bukan hanya itu, beberapa pakar pendidikan seperti Yohanes Amos Comenius, Johann H. Pestalozzi, dan Robert Raikes telah memberikan kontribusi yang besar bagi pendidikan di Eropa. Hal yang sama juga terjadi di Amerika tiga tokoh gereja Reformed seperti Louis Berkhof, Cornelius Van Till, dan Nicholas P. Wolterstorff. Karena gereja-gereja garis utama di Indonesia berasal dari Calvinis, maka tidak bisa ditampik bahwa gerakan reformasi telah memberikan kontribusi yang besar bagi pendidikan Kristen di Indonesia. Kata-kata Kunci: Pendidikan Kristen, Reformasi, Calvinisme
Copyrights © 2017