The presence of elements of violence and vengeance in Joshua 7 has always intrigued scholars. This study first presents a brief survey of Joshua 7 based on the interpretations of scholars in making the text understandable, reliable and therefore applicable to the current contexts. After that, I propose the relation impasses as the key to understand the text that displayed the web interaction between the corrupt attitude of one person (i.e. Achan) and the potential of the corporate sin (i.e. Israel’s community). The analysis of the participant-reference shifts in Joshua 7 proved that potency. And because of that serious threat, the coming judgment was an inevitable outcome to Achan and his family. Kehadiran elemen kekerasan dan pembalasan dendam dalam Yosua 7 selalu menarik perhatian para ahli. Pertama-tama, studi ini akan menampilkan survei singkat tentang Yosua 7 berdasarkan penafsiran-penafsiran para ahli untuk membuat teks ini dapat dimengerti dan dipercaya sehingga dapat diaplikasikan dalam konteks sekarang. Setelah itu, penulis mengusulkan kebuntuan relasi sebagai kunci untuk memahami teks yang menampilkan jaringan interaksi antara sikap korup seseorang (yaitu Akhan) dan potensi terjadinya dosa komunitas (yaitu komunitas Israel). Analisa perubahan-perubahan partisipan dan referensi di Yosua 7 membuktikan potensi dosa corporate sin tersebut. Oleh karena ancaman yang serius itu, penghakiman yang terjadi adalah akibat yang tidak dapat terelakkan lagi bagi Akhan dan keluarganya.
Copyrights © 2020