Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat
Vol 19, No 2 (2019): Jurnal Sulolipu : Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBIASAAN BUANG AIR BESAR SEMBARANGAN TEMPAT DI DESA BONTO JAI KECAMATAN BISSAPPU KABUPATEN BANTAENG

erlani rappe (Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Makassar)
ernawati ernawati (Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Makassa)



Article Info

Publish Date
28 Feb 2020

Abstract

Masalah penyehatan lingkungan permukiman khususnya pada pembuangan tinja merupakan salah satu dari berbagai masalah kesehatan yang perlu mendapatkan prioritas.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kebiasaan Buang Air Besar Sembarangan Tempat di Desa Bonto Jai Kabupaten Bantaeng. Metode penelitian yaitu metode observasional dengan pendekatan deskriptif, menggunakan Uji Chi-Square dengan jumlah sampel yaitu sebanyak 113 KK. Berdasarkan hasil penelitian, responden yang berpengetahuan baik 64 KK(56,63%) dan yang berpengetahuan kurang 49 KK(43,37%),responden yang bersikap baik 9 KK(7,97%) dan yang bersikap kurang 104 KK(92,03%), responden yang memiliki tindakan baik 105 KK(92,92%) dan yang memiliki tindakan kurang 8 KK (7,08%), responden yang memiliki sosial ekonomi tinggi 57 KK(50,44%) sedangkan responden yang memiliki sosial ekonomi rendah 56 KK(49,56%), responden yang memiliki Penyediaan Air Bersih 111KK (98,23%) sedangkan yang tidak memiliki Penyediaan Air Bersih  2 KK (1,77%). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan, sikap, tindakan dan sosial ekonomi terhadap kebiasaan buang air besar sembarangan tempat dan tidak ada hubungan antara penyediaan air bersih dengan kebiasaan buang air besar sembarangan tempat. Saran yaitu masih perlu dilakukan penyuluhan kesehatan lingkungan khususnya tentang jamban keluarga.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

Sulolipu

Publisher

Subject

Environmental Science Public Health

Description

Tulisan yang diterima melingkupi rumpun Ilmu Kesehatan Lingkungan dengan diberi kode 359 oleh Kementerian Riset Teknologi Pendidikan Tinggi, yang dapat berupa Artikel Hasil Riset, Book Review, Literatur Review, Komentari/Opini, Berita Ilmiah (Scientific News), dan Letter to Editor. Tulisan tersebut ...