Edamame merupakan jenis tanaman kedelai Jepang yang dikonsumsi sebagai sayuran. Edamame mempunyai kandungan protein dan karbohidrat komplek yang baik untuk tubuh. Penelitian dilaksanakan untuk mengetahui interaksi dan pengaruh mandiri terhadap pemberian konsentrasi B. japonicum dan Giberelin (GA3). Percobaan dilaksanakan pada bulan Mei sampai Agustus 2019 di Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 4 X 4. Faktor pertama adalah B. japonicum (B) yaitu: b0 = kontrol, b1 = 10 ml/liter air, b2 = 20 ml/liter air dan b3 = 30 ml/liter air. Faktor kedua adalah GA3 (G) yaitu: g0 = kontrol, g1 = 10 ppm, g2 = 20 ppm dan g3 = 30 ppm. Hasil Penelitian menunjukkan tidak terjadi interaksi antara konsentrasi B. japonicum dan Giberelin (GA3). Secara mandiri konsentrasi B. japonicum menunjukkan pengaruh nyata terhadap jumlah bintil akar per tanaman, jumlah polong per tanaman dan bobot biji per plot. Sedangkan konsentrasi Giberelin (GA3) menunjukkan pengaruh nyata terhadap jumlah polong per tanaman, jumlah biji per tanaman, bobot biji per tanaman dan bobot biji per plot. Nilai tertinggi terdapat pada taraf perlakuan konsentrasi B. japonicum 30 ml/liter air (b3) dan Giberelin (GA3) 30 ppm (g3).
Copyrights © 2019