Penelitian ini menerapkan desaign pre test post test control group pada dua kelompok yang mempelajari efek pemberian latihan dengan beban dan latihan tanpa beban terhadap pengurangan nyeri lutut pada kasus patello femorale pain syndroma. Dalam penelitian sampel dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok perlakuan I yang terdiri dari 10 orang diberikan intervensi latihan dengan beban dan kelompok perlakuan II terdiri dari 10 orang diberikan intervensi latihan tanpa beban. Untuk mengetahui adanya penurunan nyeri lutut akibat patello femorale pain syndroma dilakukan 6 kali intervensi. Tehnik pengambilan sampel dilakukan berdasarkan purposive sampling. Pengolahan data dan analisa data menggunakan jaringan lunak komputer untuk mengetahui kemaknaan perlakuan. Adapun hasil uji hipotesis I pada kelompok perlakuan I sebelum dan sesudah intervensi dengan menggunakan Paired Sample t- Test didapatkan nilai p = 0,000 (p < 0,05) yang berarti bahwa ada efek pemberian latihan beban terhadap pengurangan nyeri lutut akibat pattelo femorale pain syndrome. Adapun hasil uji hipotesis II pada kelompok perlakuan II sebelum dan sesudah intervensi dengan menggunakan Paired Sample t-test didapatkan nilai p = 0.000 ( p<0,05) yang berarti bahwa ada efek pemberian latihan tanpa beban terhadap pengurangan nyeri lutut akibat pattelo femorale pain syndrome. Sedangkan pada uji hipotesis III kelompok perlakuan I sesudah intervensi dan kelompok perlakuan II sesudah intervensi dengan menggunakan Independent Sample t-test didapatkan nilai p = 0,002 (p < 0,05) yang berarti bahwa Ada perbedaan efek pemberian latihan dengan beban dan tanpa beban terhadap pengurangan nyeri lutut akibat pattelo femorale pain syndrome.
Copyrights © 2020