Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efek Pemberian Latihan Dengan Beban Dan Tanpa Beban Terhadap Pengurangan Nyeri Dan Pada Kondisi Patello Femorale Pain Syndrom Pada Siswa Capa TNI AD Di Secapa Lembang Hijayanti, Sari
Syntax Idea Vol 2 No 6 (2020): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-idea.v2i6.378

Abstract

Penelitian ini menerapkan desaign pre test post test control group pada dua kelompok yang mempelajari efek pemberian latihan dengan beban dan latihan tanpa beban terhadap pengurangan nyeri lutut pada kasus patello femorale pain syndroma. Dalam penelitian sampel dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok perlakuan I yang terdiri dari 10 orang diberikan intervensi latihan dengan beban dan kelompok perlakuan II terdiri dari 10 orang diberikan intervensi latihan tanpa beban. Untuk mengetahui adanya penurunan nyeri lutut akibat patello femorale pain syndroma dilakukan 6 kali intervensi. Tehnik pengambilan sampel dilakukan berdasarkan purposive sampling. Pengolahan data dan analisa data menggunakan jaringan lunak komputer untuk mengetahui kemaknaan perlakuan. Adapun hasil uji hipotesis I pada kelompok perlakuan I sebelum dan sesudah intervensi dengan menggunakan Paired Sample t- Test didapatkan nilai p = 0,000 (p < 0,05) yang berarti bahwa ada efek pemberian latihan beban terhadap pengurangan nyeri lutut akibat pattelo femorale pain syndrome. Adapun hasil uji hipotesis II pada kelompok perlakuan II sebelum dan sesudah intervensi dengan menggunakan Paired Sample t-test didapatkan nilai p = 0.000 ( p<0,05) yang berarti bahwa ada efek pemberian latihan tanpa beban terhadap pengurangan nyeri lutut akibat pattelo femorale pain syndrome. Sedangkan pada uji hipotesis III kelompok perlakuan I sesudah intervensi dan kelompok perlakuan II sesudah intervensi dengan menggunakan Independent Sample t-test didapatkan nilai p = 0,002 (p < 0,05) yang berarti bahwa Ada perbedaan efek pemberian latihan dengan beban dan tanpa beban terhadap pengurangan nyeri lutut akibat pattelo femorale pain syndrome.
Pengaruh Pemberian Tens dan William Fleksi pada Kondisi Ischialgia Sinistra E.C Spondyloarthrosis Hijayanti, Sari
Jurnal Syntax Fusion Vol 1 No 03 (2021): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/fusion.v1i03.170

Abstract

Ischialgia merupakan salah satu manifestasi dari nyeri punggung bawah yang dikarenakan karena adanya penjepitan nervus ischiadicus. Ischialgia adalah nyeri yang menjalar kebawah sepanjang perjalanan akar saraf ischiadicus. Modalitas fisioterapi yang digunakan adalah Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation, Traksi Lumbal, dan William Flexion Exercises yang bermanfaat untuk mengurangi nyeri, meningkatkan Lingkup Gerak Sendi dan meningkatkan kekuatan otot. Untuk mengetahui penatalaksanaan TENS, Traksi Lumbal, dan William Flexion Exercises terhadap pengurangan nyeri, peningkatan Lingkup Gerak Sendi, dan peningkatan kekuatan otot. Setelah dilakukan terapi sebanyak 6 kali didapatkan hasil Pada penilaian nyeri diam T0 : 2 menjadi T6 : 1, nyeri tekan pada T0 : 3 menjadi T6: 2, nyeri gerak pada T0: 5 menjadi T6: 3. Peningkatan Lingkup Gerak Sendi (LGS) trunk pada fleksi T0: 4cm menjadi T6: 6cm, ekstensi T0: 4cm menjadi T6: 5cm, side fleksi kanan T0: 17cm menjadi T6: 18 cm, side fleksi kiri T0: 19cm menjadi T6: 20cm. Adanya peningkatan kekuatan otot fleksor trunk, hip, dan knee. Untuk kekuatan otot fleksi trunk T0:3 menjadi T6: 4, sedangkan fleksor hip T0: 3 menjadi T6: 4 dan untuk fleksor knee T0: 4 menjadi T6: 4. Pemberian TENS, Traksi Lumbal, dan William flexion exercises dapat menurunkan nyeri, meningkatkan LGS, meningkatkan kekuatan otot dan meningkatkan kemampuan fungsional.