Logos
Vol 15 No 1 (2018): Januari 2018

CINTA DAN KEBENARAN ALLAH: CAHAYA UNTUK MENERANGI KEHIDUPAN MANUSIA Uraian Teologis atas Pandangan Paus Fransiskus dalam Ensiklik Lumen Fidei, Bab II, “Jika Engkau Tidak Percaya, Maka Engkau Tidak Akan Mengerti”

Ara, Alfonsus (Unknown)



Article Info

Publish Date
25 Apr 2019

Abstract

Dunia membutuhkan kebenaran agar bisa membangun kehidupan yang harmonis dan damai. Namun, kebenaran yang dipegang teguh oleh dunia adalah kebenaran yang subyektif, bukan kebenaran yang obyektif sebab kebenaran-kebenaran itu lahir dari pemikiran manusia. Dunia membutuhkan kebenaran yang obyektif, yaitu kebenaran yang bersumber dari Allah. Kebenaran Allah tidak sesat (tidak salah) sebab bersumber dari cinta-Nya. Cinta Allah adalah kebenaran dan kebenaran Allah adalah kebenaran cinta. Cinta Allah adalah kebenaran sebab dinyatakan dalam tindakan-Nya, yaitu setia memberikan isi cinta-Nya demi keselamatan manusia.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

LOGOS

Publisher

Subject

Health Professions Social Sciences

Description

Jurnal Logos memuat artikel hasil penelitian tentang ilmu Filsafat dan Teologi yang dikaji secara empiris dan sesuai kaidah ilmiah sebagai refleksi kritis yang sistematis atas iman khususnya iman Katolik dengan fokus kajian Teologi, Filsafat, Kajian Sosial, Naluri dan Iman, Teknologi pada Teologi ...