ABSTRAK: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model Creative Problem Solving terhadap kemampuan berpikir logis siswa di Kelas X SMA N 3 Banda Aceh. Sampel dalam penelitian ini sebanyak dua kelas yaitu kelas X-1 sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 25 orang dan yang menjadi kelas kontrol adalah kelas X-2 yang berjumlah 25 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi dan teknik tes. Teknis analisis data yang digunakan adalah model analisis deskriptif kuantitatif dan rumus t-test. Hasil dari penelitian ini adalah rata-rata nilai posttest kemampuan berpikir logis kelas eksperimen adalah 72, sedangkan rata-rata nilai posttest kemampuan berpikir logis kelas kontrol adalah 64. Dari hasil perhitungan dengan menggunakan rumus t-test diperoleh hasil thitung (2,309) > ttabel (1.677). Hasil observasi pada kelas eksperimen menunjukkan bahwa ada 8 atau 32% siswa apat menunjukan pengidentifikasian dan pemeriksaan hubungan antar fakta yang sesuai dengan pertanyaan tetapi dalam prosesnya ada beberapa kesalahan atau kurang lengkap, siswa yang menunjukkan penyelesaian dengan memberikan alasan secara keseluruhan dengan benar, jelas dan lengkap, jawaban sesuai dengan pertanyaan berdasarkan pengetahuan matematika ada 6 siswa atau 24% dan siswa yang menunjukan kesimpulan secara keseluruhan dengan tepat sesuai pertanyaan dan prosesnya juga benar, jelas dan lengkap berdasarkan pengetahuan matematika ada 9 siswa atau 36%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model Creative Problem Solving terhadap kemampuan berfikir logis siswa.Kata Kunci :Creative Problem Solving, Berpikir Logis.
Copyrights © 2018