Penelitian ini berdasarkan pada masalah yang ditemukan ketika peneliti mengadakan observasi di SMP Negeri 3 Tondano dimana kemampuan peserta didik mengerjakan soal-soal matematika berkategori HOTS masih kurang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Discovery Learning terhadap kemampuan peserta didik mengerjakan soal-soal matematika berkategori HOTS. Penelitian ini menggunakan metode quasi experimental, dengan desain penelitian The Nonequivalent Post-test Only Control Group Design. Sampel diambil dari 2 kelas yang normal dan homogen yaitu kelas VIII A sebagai kelas eksperimen dan VIII B sebagai kelas kontrol dengan jumlah berturut-turut 26 dan 26 siswa. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan statistik uji-t dan memperlihatkan bahwa nilai = 7.180 > =1.684 dengan taraf nyata α = 0.05 ini berarti tolak dan terima . Sehingga, penggunaan model Discovery Learning dapat meningkatkan kemampuan siswa mengerjakan soal-soal matematika berkategori HOTS.
Copyrights © 2021