Pariksa: jurnal Hukum Agama Hindu
Vol 2, No 1 (2018): PARIKSA - Jurnal Hukum Hindu STAHN Mpu Kuturan Singaraja

PERANAN TOKOH MASYARAKAT DALAM UPAYA MENANGGULAGI PENYIMPANGAN SOSIAL DI DESA BUNGKULAN KECAMATAN SAWAN KABUPATEN BULELENG

Ketut Agus Nova (STAHN Mpu Kuturan Singaraja)
I Made Gami Sandi Untara (STAHN Mpu Kuturan Singaraja)



Article Info

Publish Date
27 Jul 2020

Abstract

Fenomena yang terjadi di Desa Bungkulan di mana konflik selalu terjadi akibat penyimpangan sosial masyarakat seperti pergaulan bebas di kalangan anak-anak muda, minum-minuman keras, perjudian, baik itu kartu, sabung ayam dan lain sebagainya. Sehingga dengan adanya kebiasaan keliru dari masyarakat menimbulkan suatu kles atau perkotakan dan juga dampak negatif dari prilaku menyimpang itu akan berdampak pada kehidupan masyarakat desa Bungkulan.Adapun bermasalahan dalam penelitian ini adalah: 1) Apa penyebab terjadinya Penyimpangan Sosial di Desa Bungkulan Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng? 2) Bagaimana cara penangulangan terhadap Penyimpangan Sosial di Desa Bungkulan Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng? 3) Bagaimana peranan Tokoh masyarakat dalam upaya menanggulagi Penyimpangan Sosial di Desa Bungkulan Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng? Untuk mengumpulkan data digunakan metode observasi, wawancara/interview dan metode sekunder yaitu melalui tahapan dokumentasi dan kepustakaan. Kemudian data diolah menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif guna mendapat gambaran yang jelas mengenai penelitian yang dilakukan. Penelitian ini bersifat kualitatif karena tidak ada analisa terhadap angka-angka, dengan kata lain data yang dianalisis merupakan data non angka dengan menggunakan beberapa teori.Hasil analisis sebagai berikut: 1) Penyebab terjadinya Penyimpangan Sosial Masyarakat di desa Bungkulan Adapun penyebabnya adalah a) Faktor Ekonomi b) Faktor Budaya yaitu budaya judi dan prostitusi. c) Faktor Biologis meliputi (a) Tahap awal kanak-kanak (b) Tahap Remaja (c) Tahap Dewasa. 2) Upaya Penanggulangan Penyakit Masyarakat yaitu a) Di Lingkungan Keluarga. b) Di Lingkungan Sekolah c) Di Lingkungan Masyarakat 3) Peranan Tokoh Masyarakat dimana Desa Dinas, desa Pakraman, PHDI dan guru-guru agama Hindu sangatlah penting dan membutuhkan suatu kerjasama dalam penangulanan masalah tersebut. a) Dharmawacana dilaksanakan pada setiap perayaan hari suci agama Hindu dan pada setiap piodalan di pura-pura yang ada di pura desa Bungkulan sebagai salah satu teknik pembinaan mental spiritual kepada para masyarakat dan pemuda. b) Dharmagita belum maksimal maka perlu adanya kegiatan pasraman secara rutin yang dilaksanakan lebih mendekati keseharian generasi muda baik itu setiap purnama tilem c) Dharmatula sudah dilakukan dalam kegiatan keagamaan dan hari suci lainya tetapi belum mencapai hasil yang maksimal disebabkan kurangnya metode yang bervariasi dalam menyelenggarakan dharmatula tersebut. d) Dharmasanthi, hal ini terbukti dari pelaksanaan persembahyangan Tri Sandhya yang selalu dilaksanakan, bahkan pada awal dilaksanakan tiga kali sehari yaitu pagi, siang dan malam hari.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

pariksa

Publisher

Subject

Religion Humanities Law, Crime, Criminology & Criminal Justice

Description

PARIKSA: Jurnal Hukum Agama Hindu [ISSN: 2598-2850] dikelola oleh Jurusan Dharma Sastra yang merupakan sumber inspirasi dan referensi dalam upaya pengembangan kualitas umat Hindu di bidang intelektual, emosional, dan juga spiritual sehingga umat Hindu dapat turut berperan serta dalam membangun ...