Berdasarkan hasil observasi awal, peneliti memperoleh gambaran bahwapengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Perguruan Tinggi Swasta diKabupaten Brebes, belum mempuyai kesadaran arti pentingnya pelatihan danpengembangan kemampuan dan kepemimpinan maanajerial yang akan memberikanbekal sikap, pengetahuan dan keterampilan manajerial organisasi bagi mahasiswakhususnyayang aktif berorganisasi. Mereka lebih bersikap pragmatis untukkegiatan lapangan sebelum dibekali dengan Keterampilan Manajerial Mahasiswa(KMM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pelatihan danpengembangan SDM pada pengurus BEM, serta tahap-tahapan untukmeningkatkan kinerja dan kompetensi manajerial pengurus BEM. Fokus masalahyang dikaji dalam penelitian ini adalah tentang model atau langkah-langkahstrategis atau upaya pelatihan dan pengembangan para pengurus BEM untukmeningkatkan kemampuan manajerialnya. Jenis penelitian yang digunakan adalahpenelitian kualitatif (field research) dan bersifat deskriptif kualitatif. Datapenelitian diperoleh dari hasil wawancara, dokumentasi, angket dan observasi.Untuk mengecek keabsahan data, digunakan metode triangulasi data dantriangulasi sumber.Kata Kunci: Pelatihan dan Pengembangan, Keterampilan Manajerial, SDM, BEM.
Copyrights © 2019