Dalam penelitian ini, sampel sebanyak 56 responden diambil dari beberapapegawai Puskesmas Petarukan Kabupaten Pemalang. Teknik pemilihan sampeldilakukan dengan Saturated Samples. Pengujian dalam penelitian ini dilakukandengan analisis regresi linier berganda dan uji hipotesis t dan uji F. Dengananalisis regresi linier berganda dalam penelitian ini, hasil b1 = 0,422menunjukkan pengaruh positif antara kebutuhan fisiologis (X1) terhadap kinerjakerja karyawan, b2 = 0,551 menunjukkan pengaruh positif antara keamanan (X2)terhadap kinerja karyawan, b3 = -0,333 menunjukkan pengaruh negatif antarasosial (X3) terhadap kinerja kerja karyawan, b4 = 0,338 menunjukkan pengaruhpositif antara penghargaan (X4) terhadap kinerja karyawan, b5 = 0,349menunjukkan pengaruh positif antara aktualisasi diri (X5) terhadap kinerjakaryawan. Sedangkan untuk menguji hipotesis uji t yang sebagian digunakan,diperoleh tcount untuk kebutuhan fisiologis (X1) sebesar 3,930, tcount for security(X2) sebesar 4,372, thitung untuk sosial (X3) sebesar -2,919, thitung untukpenghargaan (X4) sebesar 2,908, thitung. untuk aktualisasi diri (X5) adalah 3,638dengan kriteria t-tabel 2,005 yang digunakan dalam tes ini. Dari hasil ini diketahuibahwa tidak semua variabel memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerjakaryawan, tetapi keamanan memiliki pengaruh terbesar terhadap kinerjakaryawan. Selanjutnya, untuk menguji signifikansi dari koefisien regresi linearberganda secara keseluruhan, uji F digunakan dan memperoleh Fhitung sebesar14,565 dengan tingkat signifikansi 0,000 jauh lebih kecil dari 0,05 dan lebih besardari Ftabel sebesar 2,40. Serta diketahui koefisien determinan (R2) sebesar 0,552atau 55,2%, yang berarti bahwa kinerja kerja karyawan secara bersama-samadipengaruhi oleh kebutuhan fisiologis, keamanan, sosial, penghargaan danaktualisasi diriKata Kunci : Prestasi Kerja Pegawai, Kebutuhan Fisiologis, Keamanan, Sosial,Penghargaan, Aktualisasi Diri
Copyrights © 2018