Serat ampas sagu merupakan sissa dari pengolahan sagu yang biasa dipergunakan sebagai bahan pakan ternak olehmasyarakat setempat. Dalam penelitian ini serat empulur sagu akan dikembangkan menjadi bahan komposit yang dapatdipergunakan sebagai material dalam bidang teknik.Penelitian dilakukan secara eksperimental untuk mengetahui pengaruh fraksi volume antara serat empelur sagu danresin polyester terhadap nilai kekuatan tarik dan kekuatan bending material komposit dengan variable pengujian fraksivolume serat empelur sagu 10%, 20%, 30 % dan 40 %.Hasil pengujian menunjukan bahwa nilai kekuatan tarik dan bending komposit mengalami peningkatan sesuai denganperubahan fraksi volume serat serat empelur sagu. Dimana nilai tertinggi untuk kekuatan tarik yaitu 10,4 MPa padafraksi volume 40 % dan terendah pada fraksi volume 10 % yaitu 6,03 MPa.Untuk hasil pengujian bending nilai tertinggi berada pada fraksi volume 40 % sebesar 2,86 MPa dan nilai terendahberada pada fraksi volume 10 %, sebesar 2,02 MPa. Peningkatan kekuatan tarik dan bending secara umumdipengaruhi oleh daya ikat antara serat dengan matriks yang sempurna serta penambahan volume fraksi serat EmpelurSagu pada komposit.
Copyrights © 2019