Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menyelesaikan masalah pengrutean dan penjadwalan kendaraan yang dihadapi oleh Koperasi Unit Bersama Negeri Booi (KUB Booi) sebagai salah satu industri startup di Saparua, Maluku Tengah. Sebagai industri startup, distribusi direncanakan menggunakan truk-tunggal. Distribusi produk dihadapkan pada karakteristik kepulauan yang mengharuskan KUB Booi untuk memanfaatkan jasa transportasi publik feri. Saat ini, KUB Booi memiliki sejumlah pelanggan yang tersebar di dua pasar, yaitu Kota Ambon dan Kota Masohi. Selain itu, terdapat satu supplier dan satu mitra ekspedisi yang berlokasi di Kota Ambon. Untuk menentukan waktu perjalanan atau makespan yang minimum, maka kami menggunakan pendekatan n-stage untuk mengoptimisasi rute dan jadwal truk dan feri di setiap pelabuhan di setiap pulau. Pendekatan ini mengintegrasikan dua metode, yaitu pemrograman integer dan algoritma heuristik. Dengan pendekatan ini, minimum total waktu perjalanan yang diharapkan dapat ditentukan.
Copyrights © 2019