PT. Percetakan Fajar Utama Intermedia Cabang Ambon merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang industri percetakan yang menghasilkan produk Koran. Perusahaan ini juga merupakan salah satu media cetak (sebuah surat kabar) yang tertua dan terbesar di provinsi Maluku. Masalah yang dihadapi perusahaan ini adalah perlunya perbaikan- perbaikan pada prusahaan yaitu perbaikan secara teknis dan perbaikan secara general dimana PT. Percetakan Fajar Utama Intermedia Cabang Ambon perlu memperbaiki masalah kualitas produk Koran pada proses produksinya dan perlu mempersiapkan strategi - strategi perusahaan. Pada penelitian ini penulis menggunakan analisa pengendalian kualitas dengan pendekatan Six Sigma DMAIC ( define, measure, analyze, improve, control ). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab tingkat kecacatan dan memberikan usulan perbaikan. Selain perbaikan secara internal, prancangan strategi secara general juga perlu dilakukan, metode yang digunakan adalah metode Swot. Hal pertama yang harus dilakukan adalah mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang, ancaman yang dimiliki PT. Percetakan Fajar Utama Intermedia Cabang Ambon. Hasil penelitian ini dengan mengambil data di PT. Percetakan Fajar Utama Intermedia Cabang Ambon, maka dapat dilihat untuk jumlah hasil produksi Koran pada tahun 2016 adalah 851775 eksemplar. dan produk Koran yang cacat adalah 37618 eksemplar. Berdasarkan perhitungan prusahaan memiliki tingkat sigma 3.20 dengan kemungkinan kerusakan 44386.30 untuk sejuta produksi (DPMO), presentase penyebab kecacatan berturut-turut adalah cacat kabur 61%, tidak register 21%, terpotong 18% dan faktor-faktor yang menyebabkan produk cacat adalah faktor manusia, material, mesin, metode, dan environment (lingkungan). dalam hal ini harus dilakukannya usulan perbaikan. Setelah suda melakukan perbaikan akan dilanjutkan dengan mengidentifikasi eksternal dan internal perusahaan agar dapat mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman perusahan tersebut.
Copyrights © 2017