Setiap pelaksanaan proyek konstruksi tidak lepas dari berbagai kendala ataupun kegagalan, yang antara lain disebabkan oleh rendahnya kinerja ataupun produktivitas tenaga kerja, perencanaan proyek yang kurang matang, anggaran proyek membengkak, dan juga spesifikasi yang tidak sesuai. Untuk itu perlu adanya perbaikan perencanaan dengan menggunakan metode Lean Construction, yang meliputi pengidentifikasian waste, resiko dan estimasi kebutuhan proyek (waktu, sumber daya, dan biaya).Lean construction adalah cara untuk mendesain sistem produksi untuk meminimalkan waste dalam bahan material, waktu, dan usaha untuk menghasilkan nilai (value) semaksimum mungkin (Abdelhamid dan Salem, 2005). Lean merupakan cara baru untuk memikirkan dan melakukan pekerjaan di konstruksi.mengoptimalkan Pekerjaan Kontruksi Pesona Alam Estate Menurut Pandangan Kontraktor, Pengawasdan Suplier. Hal ini terlihat dengan nilai Chi-Square yang menunjukan tidak ada perbedaan jawaban antara ketiga pelaku kontruksi yaitu kontraktor, Pengawas dan Suplier yang menyatakan sangat perlu untuk penerapan Lean Construction dalam pekerjaan mereka.Tingkat kesulitan penerapan metode Lean Cnstruction masih dirasakan merupakan kendala bagi ketiga pelaku pekerjaan kontruksi Pesona Alam Estate.
Copyrights © 2017