Jurnal IMAJI
Vol. 8 No. 1 (2016): IMAJI

Ruang Publik Independen Menjadi Alternatif untuk Pemutaran Film Alternatif

Amelia, Putri Sarah (Unknown)



Article Info

Publish Date
10 Mar 2021

Abstract

Pemerintah akan memperbanyak jumlah bioskop di Indonesia yang tentu saja disambut hangat para pekerja seni film, sebab jumlah bioskop di Tanah Air memang terbilang sedikit dibanding jumlah penduduk. Kini dapat kita sadari bagi para insan perfilman, ada begitu banyak film Indonesia yang bagus yang membutuhkan layar alternatif. Film-film Indonesia ini sering kali kalah bersaing dengan film import blockbuster Hollywood, sehingga mau tidak mau film negeri sendiri harus turun layar lebih cepat. Perlahan kini film alternatif mendapatkan keberuntungan karena dikelola secara independen dan telah disambut baik dengan tumbuhnya ruang publik yang kian banyak di kota besar seperti Jakarta. Dalam tulisan ini akan memaparkan beberapa kegiatan yang telah ditempuh para pembuat film dalam mendistribusikan filmnya agar memiliki ruang untuk berkomunikasi lebih leluasa.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

IMAJI

Publisher

Subject

Arts Humanities

Description

Journal IMAJI accommodates a collection of various topics of film / audio-visual studies that contain ideas, research, as well as critical, fresh, and innovative views on the phenomenal development of cinema in particular and audio-visual in general. This journal aims to provide research ...