Pelaksanaan pembelajaran lompat jauh pada siswa kelas VI SD Ma’arif Ponorogo kurang memuaskan bagi guru Bahasa Indonesia, hasil yang didapatkan siswa pada tes evaluasi akhir pembelajaran masih banyak siswa yang nilainya belum memenuhi standar Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang telah ditetapkan. Sedangkan tujuan diadakan penelitian ini adalah untuk mengefektifitaskan pembelajaran dengan cara pendekatan Pembelajaran Terpadu atau memvariasikan berbagai macam permainan kedalam pembelajaran. Berdasarkan permasalahan diatas maka peneliti menyimpulkan rumusan permasalahan yang dihadapi oleh peneliti yaitu “Apakah melalui pendekatan Pembelajaran Terpadu dapat meningkatkan hasil belajar kemampuan membuat ringkasan teks pada siswa kelas VI SD Ma’arif Ponorogo tahun Pelajaran 2015/2016. Membuat ringkasan teks melalui pendekatan Pembelajaran Terpadu merupakan salah satu alternative pembelajaran Bahasa Indonesia di SD Ma’arif Ponorogo. Namun kenyataannya dalam proses pembelajaran belum terlaksana secara optimal. Hasil penelitian yang menggunakan 3 siklus dan 9 pertemuan menunjukan di siklusI nilai rata-rata akhir kelas 66,9 dengan nilai persentase ketuntasan 66% nilainya masih kurang memuaskan. Maka dilanjutkan di siklus II nilai rata-rata akhir kelas 75,04 dengan nilai persentase 78,2% dan pada Siklus III Prosentasenya 93%. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan data pengamatan dilapangan dan kuesioner yang diperoleh dari evaluasi. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa melalui pendekatan Pembelajaran Terpadu pada materi membuat ringkasan teks mengalami peningkatan dalam hasil belajar siswa kelas VI SD Ma’arif Ponorogo. Saran dari peneliti, guru dapat menvariasikan berbagai macam bentuk pendekatan kedalam pembelajaran.
Copyrights © 2020