Seorang peneliti yang baik tidak hanya mementingkan kebutuhan kantor saja akan tetapi juga memperhatikan kepentingan kepala sekolah dan guru yang menjadi binaannya. Namun demikian sering dijumpai adanya guru yang kurang bersemangat dalam bekerja meskipun kebutuhan hidupnya, yang berupa gaji yang tinggi sudah dipenuhi. Hal ini disebabkan karena pihak sekolah kurang memperhatikan kebutuhan sosial psikologis para guru. Kebutuhan sosial psikologis ini bisa berupa komunikasi yang baik antara peneliti dengan kepala guru, guru dengan kepala sekolah selaku pimpinan lembaga pendidikan. Sebagai upaya membantu memecahkan masalah tersebut, maka peneliti menawarkan suatu bentuk supervisi komunikasi administrasi. Hasil dari pelaksanaan supervisi komunikasi administrasi ini ditengarai menjadikan situasi sekolah menjadi lebih kondusif apalagi jika didukung adanya lingkungan kerja yang memadai. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah yang dilaksanakan dalam 3 siklus. Tiap siklus melalui pentahapan perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan Semangat Kerja Guru TK Sinar Putra Desa Nawangan Kecamatan Nawangan Kabupaten Pacitan melalui Supervisi Komunikasi Administrasi oleh Pengawas Sekolah pada Semester I Tahun Pelajaran 2018/2019. Kenyataan membuktikan bahwa penggunaan komunikasi administrasi dapat meningkatkan Semangat Kerja Guru, karena komunikasi administrasi mampu memperjelas tugas guru dalam melaksanakan manajemen sekolah yang akan selalu dikembangkan guru dalam melaksanakan tugas profesinya. Hal ini dibuktikan dari hasil penelitian pada siklus I diperoleh nilai tertinggi 125, nilai terendah 102 dan nilai rerata 116,33, pada siklus II nilai tertinggi mencapai 142, nilai terendah 124 dan nilai rerata 134,67 terjadi peningkatan 18,34. Dan pada siklus III ini diperoleh nilai tertinggi sebesar 175 dan skor terendah 166. Adapun nilai rerata mencapai 171,00 berarti terjadi peningkatan 36,33 dari nilai rerata pada siklus sebelumnya
Copyrights © 2021