Penggunaan metode ceramah lebih mendominasi selama proses pembelajaran, sehingga guru dalam pendekatan pembelajaran berorientasi terpusat pada dirinya sendiri. Metode ceramah adalah metode yang boleh dikatakan sebagai metode tradisional, karena sejak dahulu metode ini sudah dipergunakan sebagai alat komunikasi lisan antara guru dan anak didik dalam interaksi edukatif. Kelemahan metode ceramah adalah: 1) kegiatan pembelajaran menjadi verbalisme (pengertian kata-kata), 2) anak didik yang lebih tanggap dari sisi visual akan menjadi rugi dan anak didik yang lebih tanggap auditifnya akan lebih cepat menerimanya, 3) bila terlalu lama akan membosankan, 4) sukar mengontrol sejauh mana perolehan belajar anak didik dan, 5) menyebabkan anak didik pasif (Jamal Ma’murAsmani : 201 2: 32-33). Hal tersebut mengakibatkan hasil ulangan harian siswa sangat rendah dari 32 siswahanya7 siswa yang mendapat nilai diatas KKM (60) sedangkan 25 siswa yang lainnya mendapat nilai dibawah KKM (60). Permasalahan hasil ulangan harian siswa yang tidak berhasil peneliti akan merubah metode pembelajaran yang menarik bagi siswa. Metode yang menarik dengan melibatkan siswa langsung dapat menggairahkan minat siswa untuk terus belajar PKn, metode tersebut adalah Contextual Teaching and Learning. Contextual Teaching and Learning adalah konsep belajar yang membantu guru mengkaitkan antara materi yang diajarkanya dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapan dalam kehidupan sehari-hari. Contextual Teaching and Learning disingkat dengan metode CTL. Hasil penelitian dari siklus I dansiklus II dari data yang dikumpulkan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan Metode Contextual Teaching and Learning pada pelajaran PKn, hasil belajar pada siswa dapat ditingkatkan.
Copyrights © 2020