Berdasarkan data yang diperoleh peneliti dari daftar nilai diketahui bahwa keterampilan siswa untuk dalam bidang Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan khususnya pada kompetensi dasar mempraktikkan teknik dasar lari jarak pendek sangat rendah, yakni hanya 62,50% dari jumlah siswa dinyatakan tuntas belajar dan nilai rerata yang dicapai hanya 60,63. Hal semacam ini jika dibiarkan, maka akan membawa dampak yang fatal. Peneliti menganggap masalah tersebut merupakan sesuatu yang urgen. Pada kesempatan ini peneliti menawarkan model pembelajaran Metode Progresif dengan harapan minimal 75% dari jumlah siswa berprestasi dalam kompetensi dasar mempraktikkan teknik dasar lari jarak pendek. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 35 menit, yang meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrumen tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan keterampilan mempraktikkan teknik dasar lari jarak pendek melalui Metode Progresif pada siswa Kelas VII D SMP Negeri 1 Kecamatan Siman Kabupaten Ponorogo Semester II Tahun Pelajaran 2017/2018. Peranan Metode Progresif dalam meningkatkan prestasi Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan kompetensi dasar mempraktikkan teknik dasar lari jarak pendek ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score) mulai dari siklus pertama sampai siklus terakhir, yakni : pada siklus I 71,46; siklus II 74,58, dan siklus III 83,54. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan prosentasi ketuntasan belajar yaitu pada siklus I hanya 66,67%, siklus II meningkat menjadi 83,33%, pada siklus III terjadi peningkatan mencapai 100,00%.
Copyrights © 2020