Karakteristik dan aktifitas beberapa sampel bijih limonit dari Soroako, Sulawesi Selatan diuji sebagai katalis terdispersi dalam proses pencairan langsung batubara Banko T engah. Limonit Y andi Y ellow dari Australia dan katalis sintetis ã-FeOOH juga digunakan untuk tujuan perbandingan. Pengujian dilakukan dalam autoclave reactor bervolume 1 L pada kondisi standar tekanan awal hidrogen 12 oMPa, dan temperature reaksi 450 C selama 60 menit. Hasil analisis ICP mengindikasikan bahwa komposisi logam dalam sampel bervariasi secara signifikan dengan titik pengambilannya. Soroako limonit mengandung banyak mineral clay yang terdiri dari Al, Si, dan lainya, khususnya mengandung 1,2-1,5% berat Ni dan 2,0-3,6% berat Cr. Sedangkan, kandungan besi pada kisaran 41,8-49,9% berat lebih rendah dibandingkan dengan limonit Y andi Y ellow (55,6% berat). Hasil analisis TEM-EDX menunjukkan bahwa nikel berada berdampingan dengan besi dan sulfur pada katalis terpakai (usedcatalyst) dan diduga berada dekat dengan struktur fase aktif katalis (Fe S), sehingga menghasilkan 1-Xpengaruh promosi dalam meningkatkan aktifitas pencairan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa katalis limonit terpulverisasi menghasilkan aktifitas pencairan yang lebih tinggi dibandingkan katalis Y andi Y ellow dan katalis sintetis ã-FeOOH. Oleh karena itu, bijih limonite dari Soroako, Sulawesi Selatan, dengan cadangan yang melimpah dan berharga relatif murah, sangat menjanjikan sebagai katalis pada skala komersial.Kata kunci:batubara peringkat rendah; bijih limonit; pencairan batubara, katalis, Soroako
Copyrights © 2012