Muhammad Hanif
Agency For The Assessment And Application Of Technology (BPPT), Indonesia

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

LIQUEFACTION OF BANKO COAL WITH LIMONITE CATALYST Hartiniati Hartiniati; Muhammad Hanif; Takao Kaneko
Jurnal Energi dan Lingkungan (Enerlink) Vol. 1 No. 2 (2005)
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/elk.v1i2.4221

Abstract

Pengaruh karakteristik batubara terhadap yield produk pencairan batubara telah diinvestigasi menggunakan sampel batubara peringkat rendah dari SUamtera Selatan dan Kalimantan. Pengujian pencairan dilaksanakan menggunakan gas- flow type autoclave (5L) dengan umpan sampel batubara 200g (daf), 400g pelarut turunan (b.p.300-420 oC), 1.0-3.0 wt% daf katalis Fe and elemen sulfur (rasio atom S/Fe 2.0) pada tekanan 14.7MPa, 450oC untuk selama 60min dengan aliran gas H2 konstan (0.5%H2S) .Ditemukan bahwa yield minyak meningkat dengan peningkatan rasio atom H/C dari batubara, tetapi pengaruh karakateristik batubara terhadap pencairan sangat rumit. Studi ini menunjukkan limoni Soroako (MGL) mempunyai aktifitas pencairan lebih tinggi dibandingkan katalis limonit synthetic -FeOOH dan Yandi Yellow (YY) karena transformasinya menjadi pyrrhotite (Fe1-XS) Kristal berukuran kecil melalui penambahan elemen sulphur. Namun, ukuran kristal pyrrhotite dari katalis Soroako bertambah dengan mudah dibandingkan kristal dari katalis YY denganr esikel, menghasilkan yieldminyak yang sama melalui penambahan CLB. Yield minyak pencairan batubara Banko mencapai 66.7wt%daf pada ondisi operasi suhu 450oC selama 60min dengan katalis Soroako 1wt%daf sebagai Fe dan 100wt%daf penambahan CLB. Pada proses upgrading produk pencairan, kebanyakan senyawa nitrogen dan sulfur di dalam minyak berhasil dihilangkan melalui proses two-stage hydrotreatment, sehingga terajdi perbaikan stabilitas selama penyimpanan dan mutu produk. Bilangan oktan (RON) minyak ringan dari batubara (75,8) sedikit lebih tinggi dari minyak petroleum (65-70) sedangkan smoke point kerosene lebih rendah (14mm) dibandingan standard petroleum berkaitan erat dengan komposisi minyak yang kaya aromatis.Kata kunci: Soroako, Yandi Yellow, pyrrhotite, hydrotreatment
KARAKTERISTIK DAN AKTIFIT AS LIMONIT SOROAKO SEBAGAI KA T ALIS DALAM PROSES PENCAIRAN BA TUBARA Muhammad Hanif; Bukin Daulay
Jurnal Energi dan Lingkungan (Enerlink) Vol. 8 No. 2 (2012)
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/elk.v8i2.4248

Abstract

Karakteristik dan aktifitas beberapa sampel bijih limonit dari Soroako, Sulawesi Selatan diuji sebagai katalis terdispersi dalam proses pencairan langsung batubara Banko T engah. Limonit Y andi Y ellow dari Australia dan katalis sintetis ã-FeOOH juga digunakan untuk tujuan perbandingan. Pengujian dilakukan dalam autoclave reactor bervolume 1 L pada kondisi standar tekanan awal hidrogen 12 oMPa, dan temperature reaksi 450 C selama 60 menit. Hasil analisis ICP mengindikasikan bahwa komposisi logam dalam sampel bervariasi secara signifikan dengan titik pengambilannya. Soroako limonit mengandung banyak mineral clay yang terdiri dari Al, Si, dan lainya, khususnya mengandung 1,2-1,5% berat Ni dan 2,0-3,6% berat Cr. Sedangkan, kandungan besi pada kisaran 41,8-49,9% berat lebih rendah dibandingkan dengan limonit Y andi Y ellow (55,6% berat). Hasil analisis TEM-EDX menunjukkan bahwa nikel berada berdampingan dengan besi dan sulfur pada katalis terpakai (usedcatalyst) dan diduga berada dekat dengan struktur fase aktif katalis (Fe S), sehingga menghasilkan 1-Xpengaruh promosi dalam meningkatkan aktifitas pencairan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa katalis limonit terpulverisasi menghasilkan aktifitas pencairan yang lebih tinggi dibandingkan katalis Y andi Y ellow dan katalis sintetis ã-FeOOH. Oleh karena itu, bijih limonite dari Soroako, Sulawesi Selatan, dengan cadangan yang melimpah dan berharga relatif murah, sangat menjanjikan sebagai katalis pada skala komersial.Kata kunci:batubara peringkat rendah; bijih limonit; pencairan batubara, katalis, Soroako
KARAKTERISASI STRUKTUR KOMUNIT AS SUMBERDA Y AMIKROBALIPID UNTUK ENERGI DAN LINGKUNGAN Muhammad Hanif
Jurnal Energi dan Lingkungan (Enerlink) Vol. 8 No. 2 (2012)
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/elk.v8i2.4249

Abstract

Mikroba lipid Indonesia memiliki potensi sebagai bahan baku untuk memproduksi biodiesel. Sedangkan, sidik jari dari profil asam lemak dari mikroba lipid dapat juga digunakan sebagai indikator pemantauan kualitas lingkungan. Oleh karena itu, karakterisasi sumberdaya mikroba lipid di Indonesia memainkan peranan yang krusial untuk mengetahui jumlah dan keanekaragaman sumberdaya mikroba lipid di Indonesia. Dalam penelitian ini, ekstraksi fluida superkritis (EFS) telah diaplikasikan untuk mengkarakterisasi struktur komunitas mikroba lipid. Kromatographi gas-spektrometri massa (KG-SM) digunakan untuk mengkuantifikasi asam lemak phospolipid (ALP) tanpa preparasi sampel. EFS dioptimisasi menggunakan desain eksperimen metodologi respon permukaan. Pengaruh dari waktu dinamis, temperatur , tekanan dan jumlah bahan derivatisasi terhadap jumlah total ALP yang terekstraksi dipelajari menggunakan desain lima pengaturan yang dipilih untuk setiap variabel. Diperoleh bahwa kondisi optimum dari EFS adalah tekanan 20 MPa, temperatur 100 °C, waktu dinamis 15 menit dan jumlah TMP AH 124 µL. Pada kondisi tersebut, jumlah total ekstrak ALP secara experimen adalah 68.9±2.2 µg/g-dry berat lumpur . Nilai ini relatif tidak berbeda secara signifikan dengan nilai prediksi yaitu 69.4 µg/g-dry berat lumpur pada 95% interval kepercayaan. Hal ini menunjukkan bahwa metode ini dapat diaplikasikan sebagai metode rutin untuk mengidentifikasi ALPdalam monitoring struktur komunitas mikroba di lingkungan dan dalam menginvestigasi potensinya sebagai sumber energi.Kata kunci: ekstraksi fluida superkritis, mikroba lipid, struktur komunitas mikroba, asam lemak phospolid, biodiesel, pemantauan lingkungan
BIOENERGYPRODUCTION FROM P ALM OILMILL EFFLUENT BYOPTIMIZING ANAEROBIC DIGESTION USING MICROBIALCOMMUNITYSTRUCTURE Muhammad Hanif; Hiroyuki Daimon
Jurnal Energi dan Lingkungan (Enerlink) Vol. 9 No. 1 (2013)
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/elk.v9i1.4298

Abstract

The anaerobic digestion is one of the powerful biological methods for bioenergy production. This technology has also been adopted for treating palm oil mill effluent (POME). This work was aimed to optimize the anaerobic digestion system using dynamics microbial lipid community structure. Lipid biomarker profiles used in this work were respiratory quinones (RQ), phospholipid fatty acids (PLF A) and phospholipid ether lipids (PLEL). Anaerobic digestion of POME was run during 300 days operation o oat a mesophilic temperature of 38 C and thermophilic temperature of 55 C and at hydraulic retention time (HRT) of 20 to 40 days in 8L lab-scale tank. A rapid supercritical fluid extraction (SFE) was used to extract the digested POME sludge. Bacterial RQ were determined using ultra performance liquid chromatography (UPLC). Bacterial PLFAand archaeal PLELwere simultaneously determined using gas chromatography-mass spectrometry (GC-MS). Principal component analysis was used to compare multivariate lipid biomarker profiles. The results showed that there was a strong correlation between the changes in lipid biomarker profiles and other anaerobic condition parameters such as pH, HRT and biogas production rate to the anaerobic digestion performance. Optimization of the anaerobic digestion through the determination of microbial lipid community structure is an innovative strategy for bioenergy production effectively from POME.Keywords: bioenergy , POME, anaerobic digestion, microbial community , SFE
STEAM TUBE DRYER PILOT PLANT TEST USING INDONESIAN LOW RANK COALS Muhammad Hanif; Takayuki Noguchi
Jurnal Energi dan Lingkungan (Enerlink) Vol. 9 No. 1 (2013)
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/elk.v9i1.4302

Abstract

Currently, Rembang Power is facing problems of insufficient power generation if fueled by low rank coals (LRC) with calorific value less than 4200 kcal/kg. Only good quality coals can generate maximum power, but good quality coals are getting more expensive and difficult to find. Therefore, pre-drying of LRC is required to improve Rembang power plant efficiency , and maximizes power generation. This work was aimed to investigate the performance of Steam Tube Dryer (STD) technology using LRCs from two different mining areas in East Kalimantan. A pilot plant of 100 kg/h of STD technology has been installed and operated in BPPT's Energy Center Laboratory in Puspiptek, Serpong. The drying test characteristic and reliability of STD were carried out in continuous operation within 120 hours. The moisture and particle size distribution of the dried coal products were also evaluated. Characteristics of the dried coal combustion test were conducted in one-D furnace and boiler simulator. The results showed that STD could achieve the appropriate drying speed with a significant reduction in total moisture of coals. It was also proved that STD was highly applicable to dry the Indonesian low rank coal with good combustion characteristics. Moreover, the test results will supply the engineering data for STD commercial application in the big-scale power generation.Keywords: Rembang power generation, steam tube dryer, low rank coal, combustion characteristic, coal moisture
AN INTEGRATED MICROALGAE UTILIZATION SYSTEM FOR BIOENERGY PRODUCTION AND ENVIRONMENTAL PROTECTION IN INDUSTRIAL SITE Muhammad Hanif; Joko Prayitno Susanto
Jurnal Energi dan Lingkungan (Enerlink) Vol. 10 No. 2 (2014)
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/elk.v10i2.4321

Abstract

KONVERSI TAR BATUBARA KE BAHAN BAKAR CAIR STRATEGI INOVATIF UNTUK ENERGI DAN LINGKUNGAN : Desain Proses, Konstruksi, dan Operasi Imron Masfuri; Muhammad Hanif
Jurnal Energi dan Lingkungan (Enerlink) Vol. 10 No. 2 (2014)
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/elk.v10i2.4324

Abstract