Manuver orbit merupakan anomali atau perubahan drastis pada parameter orbit tertentu dalam waktu yang singkat untuk mempertahankan orbit satelit. Untuk mendeteksi hal tersebut, digunakan metode moving windows curve fitting (MWCF). Metode ini menggunakan analisis statistik parameter orbital tertentu dari data two-line element (TLE) satelit untuk mendeteksi pencilan dalam segmen “jendela yang bergeser”. Hasil deteksi manuver dari beberapa satelit menunjukkan bahwa selain konfigurasi parameter algoritma MWCF, pemilihan parameter orbit yang menjadi data landasan deteksi dan jenis satelit mempengaruhi performa deteksi. Karakteristik parameter orbit saat terjadi manuver juga diperoleh, tetapi akurasinya bergantung pada performa deteksi. Dari 567 variasi uji coba deteksi manuver, ternyata efek konfigurasi parameter algoritma MWCF terhadap performa deteksi dapat dikonfirmasi dengan adanya hubungan-hubungan linear di antaranya.
Copyrights © 2020