Artikel penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan senam dismenorea dan aroma terapi dalam menurunkan nyeri haid pada siswi kelas XI di SMA Negeri 1 Telaga. Metode penelitian menggunakan Quasi Experimental dalam satu kelompok dengan rancangan “One-Group Pretest-Posttest Design”. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan populasi sebanyak 100 siswi yang mengalami dismenorea, dan sampel penelitian berjumlah 31 responden. Analisis hasil penelitian menggunakan uji korelasi wilcoxon dengan SPSS 20 for windows. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata nyeri haid sebelum diberikan senam dan aroma terapi (pre-test) adalah 4,94 dan rata-rata sesudah diberikan senam dan aroma terapi (post-test) adalah 2,58. Hal ini menandakan bahwa p-value = 0,000 dan karena p-value 0,000 < 0,05. Temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa adanya pengaruh pelaksanaan senam dismenorea dan aroma terapi terhadap penurunan nyeri haid pada siswi kelas XI di SMA Negeri 1 Telaga. Hal ini membuktikan, bahwa kedua jenis perlakuan ini dapat direkomendasikan untuk mengurangi nyeri haid.
Copyrights © 2020