Abstrak: Pada dasarnya mutu pendidikan ditentukan oleh kinerja guru dengan didukung factor lainnya, seperti sarana prasarana, menajemen kepala sekolah, pembiayaan, dan kurikulum. Penelitian ini menggunakan survey yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh langsung dan tidak langsung budaya kerja serta kepuasan kerja terhadap kinerja guru. Metode penelitian menggunakan analisis Smart Partial Least Square pada sampel penelitian sebanyak 100 orang guru sekolah menengah pertama di Jakarta Selatan, sedangkan pengumpulan data diperoleh menggunakan kuesioner yang dengan skala likert. Hasil penelitian menunjukan bahwa: terdapat pengaruh langsung yang signifikan budaya kerja terhadap kepuasan kerja, pengaruh langsung yang signifikan budaya kerja terhadap kinerja guru, pengaruh langsung yang tidak signifikan kepuasan kerja terhadap kinerja guru, dan pengaruh tidak langsung yang tidak signifikan terhadap kinerja guru. Dengan kesimpulan bahwa budaya kerja sangat berpengaruh terhadap kinerja guru, sehingga budaya kerja di lingkungan persekolahan harus dipertahankan dalam rangka peningkatan mutu pendidikan. Kata kunci: budaya kerja, kepuasan kerja, kinerja guru, smart partial least square
Copyrights © 2020