Penelitian ini membahas tentang permasalahan yang terjadi pada Apotek Anugrah, yaitu dalam menentukan jumlah pemesanan obat perbulannya. Setiap bulannya pemesanan obat hanya dilakukan dengan menggunakan perhitungan secara manual sehingga terjadi kelebihan obat yang mengakibatkan overstock. Untuk mengatasi permasalahan ini dalam membantu mempermudah dalam pemesanan jumlah obat perbulannya, maka diperlukan metode untuk sistem pemesanan obat yaitu metode Tsukamoto yang merupakan salah satu metode logika fuzzy. Metode logika fuzzy yang dapat digunakan dalam menentukan jumlah pemesanan obat yang optimal berdasarkan data permintaan dan penjualan. Logika fuzzy di aplikasikan untuk data di Apotek Anugrah dari bulan Desember 2019 sampai April 2020 dengan hasil pengujian untuk pemesanan obat Madu TJ Murni sebanyak 19 botol, yang menunjukan bahwa implementasi sistem pendukung keputusan menghasilkan laporan jumlah pemesanan obat. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan membandingkan nilai perhitungan manual pada sistem yg berjalan dengan yang diusulkan menunjukan bahwa sistem yang diusulkan lebih baik dari sistem yang sedang berjalan di Apotek Anugrah.
Copyrights © 2020